Sabtu, 14 Desember 2013

Aku Tidak Ingin Mengenalnya

Saat pertama bertemu dia sudah memberi senyum
Hanya sesaat dia pun mudah membuatku tertawa
Tapi dengan mudah juga dia pun memberi luka
Kemudian dia kembali membuat tawa

Aku ingin tidak mengenalnya
Aku ingin tidak lagi terbodohi dengan sikapnya
Aku ingin melupakan sakit dan senang ini jika karenanya

Mengapa berat meninggalkan luka?
Seharusnya tidak sesakit ini!
Tapi mengapa dia selalu hadir dan kuingat
Walaupun terasa singkat tapi dia berarti


Mungkin aku hanya bagian kecil yang perna ada dihidupnya
Tapi dipikiran ku dia ada dibagian besar dalam hidupku
Aku hanya ingin tidak tersakiti oleh sikapnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar